Kamis, 24 November 2022

Aktivitas Pembongkaran dan Pembangunan Gedung Bekas Pabrik di Desa Sayati, Menuai Sorotan Warga Setempat

Aktivitas Pembongkaran dan Pembangunan Gedung Bekas Pabrik di Desa Sayati, Menuai Sorotan Warga Setempat

Aktivitas pembongkaran gedung bekas pabrik yang diduga mengabaikan standar keselamatan para pekerjanya.

BANDUNG, MEDIA JERAT – Kegiatan pembongkaran dan renovasi bangunan yang diduga bekas gedung sebuah pabrik mas, di wilayah Kopo Desa Sayati Kec.Margahayu, Bandung, tampaknya menuai sorotan warga setempat.

Pasalnya, aktivitas pembangunan dan pembongkaran bangunan lama di lokasi tersebut, dilakukan oleh para pekerja yang tidak memakai pakaian standar keamanan, layaknya pekerja proyek.

“Pelaksana proyek, sepertinya bekerja secara amatiran dan terkesan mengabaikan standar keamanan dan keselamatan para pekerja.. Masa sich, para pekerja tidak memakai helm untuk menjaga keselamatan diri para pekerjanya,” cetus seorang warga, yang tidak bersedia ditulis namanya, dengan nada heran.

Warga juga mempertanyakan atas kegiatan pembokaran gedung yang sudah berjalan dua minggu ini, yang kerap mengeluarkan suara getaran keras.

“Kami sebagai warga di lingkungan sini, tidak tahu menahu sedang ada kegiatan proyek apa dan siapa penanggungjawab proyek tersebut,” jelas warga.

Dikatakannya, setiap hari terlihat ada kesibukan alat berat bermerk Komatsu dengan bertuliskan PUPR BBWS CIMANCIS. Sementara pekerjaan pembongkaran gedung bekas pabrik berada di jalan Kopo Sayati Desa Sayati, Margahayu.

“Apakah aset fasilitas BBWS yang notabene milik Pemerintah bisa dengan bebas disewakan kepada perorangan untuk kepentingan pribadi? Apakah alat tersebut, sudah dilelang oleh pihak Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk keperluan perusahaan swasta yang tidak ada hubungan dengan pekerjaan BBWS (BALAI BESAR WILAYAH SUNGAI),” tandas warga.

Ketika awak media akan melakukan konfirmasi, Rabu (23 /11/2022), security yang berada di lokasi tidak dapat menjelaskan, mau dibangun apa dan siapa penangung jawab pekerjaan pembongkaran gedung yang diduga bekas pabrik mas tersebut. Hingga berita ini dimuat, belum ada satu pun pihak pelaksana pekerjaan dan penanggung jawab lapangan yang dapat dimintai keterangan.

Laporan: Jay Ahmad Sudrajat. /Editor: Ahmad Hasan S.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2010 Media Jerat | All Right Reserved