Kamis, 17 November 2022

Kepala Desa Sukamerta H. Ahmad Holidin, S.Pd: “Bismillah, Saya Wakapkan Tenaga dan Pikiran untuk Warga”

Kepala Desa Sukamerta H. Ahmad Holidin, S.Pd: “Bismillah, Saya Wakapkan Tenaga dan Pikiran untuk Warga”

H. Ahmad Holidin, S.Pd Kepala Desa Sukamerta

KARAWANG, MEDIA JERAT - Semenjak memangku amanah jabatan sebagai Kepala Desa (Kades) Sukamerta Kecamatan Rawamerta Kabupaten Karawang, sekira bulan April 2021 lalu, H.Ahmad Holidin,S.Pd seakan tak pernah betah duduk santai dan berpangku tangan.

“Bismillah, Saya wakapkan tenaga dan pikiran untuk warga,” ungkapnya dalam kesempatan bincang-bincang dengan awak media, belum lama ini.

Dikatakan Kades Ahmad Holidin, setelah dirinya purna bhakti berkarir sebagai Aparat Sipil Negara (ASN) dengan jabatan terakhir Kepala Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan (Korwilcambidik) di Kecamatan Kutawaluya, Ia berkeinginan untuk mengabdikan diri dan berperan aktif membangun desa Sukamerta sebagai tempat kelahirannya.  

Dibawah kepemimpin Kades H.Ahmad Holidin yang biasa disapa Aho ini, geliat pembangunan di Desa Sukamerta Kecamatan Rawamerta Kabupaten Karawang terus bergerak dan fokus menuju satu titik yakni "Arah Perubahan Menuju Sukamerta Baru".

Belum genap dua tahun, Aho menjabat sebagai "Sukamerta #1", tahap demi tahap pembangunan fisik dan sumber daya manusia (SDM) aparatur pemerintahan desa terus dibenahi seakan tak pernah kenal lelah.

Usaha keras Kades Aho dalam megelola manajemen pemerintahan desa akhirnya mulai menampakkan hasil. Lingkungan dan halaman Kantor Pemerintahan Desa Sukamerta yang dulu terkesan kumuh dan angker, kini sudah tampak rapih, asri dan indah dipandang mata.

Lingkungan Kantor Desa Sukamerta setelah dilaksanakan penataan

Kondisi empang yang awalnya masih dipenuhi tumbuhan rumput liar dan eceng gondok, kini sudah tampak bersih, bahkan di sekitar empang sudah dilakukan penataan dengan membangun taman yang dipenuhi aneka tanaman hias warna-warni.

Agenda selanjutnya, guna mem-berikan manfaat lebih banyak untuk warga masyarakat, Kades Aho mela-kukan reklamasi empang yang berada di depan kantor desa.

"Hasil reklamasi ini, rencananya akan dijadikan ruang publik terbuka, agar lebih banyak memberikan manfaat bagi warga,"cetusnya.

Dikatakan Kades aho, dengan tersedianya ruang publik terbuka yang refresentatif, potensi ekonomi warga masyarakat diharapkan dapat meng-geliat melalui bentuk usaha kecil dan menengah.

"Dulu, di sekitar kantor desa Sukamerta itu, pernah berdiri sebuah pasar, yaitu Pasar Rebo. Namun entah kenapa pasar tersebut hilang bak di telan bumi," jelasnya.

Menurutnya, saat inilah waktu yang tepat untuk membangun dan membangkitkan kembali Pasar Rebo yang sempat hilang itu.

Kades Aho saat meresmikan pembangunan jembatan Neglasari

Lebih lanjut Kades Aho menerangkan, terkait realisasi pembangunan infrastruktur di setiap lingkungan dusun, yang diusulkan warga melalui proses Musyawarah Dusun (Musdus), kemudian ditetapkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes), Kades Aho menyampaikan rasa terimakasihnya kepada lembaga BPD, LPM serta jajaran aparatur Pemerintahan Desa Sukamerta atas kekompakan dan kerjasamanya dalam mengawal program pembangunan fisik yang dibiayai oleh Dana Desa (DD) Tahun 2022, antara lain: pembangunan jalan Gang  Ashshodikin di Dusun Krajan I, pembangunan Turap Dusun Krajan II, pembangunan jembatan Dusun Neglasari, dan pembangunan jalan setapak (Japak) di Dusun Sumurbatu.

Pembangunan Mushola desa, sudah berjalan mencapai 75 persen 

“Berikutnya, menjelang akhir tahun 2022, alhamdulillah desa Sukamerta sudah memiliki mushola desa dengan sumber biaya dari shodaqoh, infak para donatur, yang pembangunannya sudah berjalan mencapai 75 persen lebih,” ujarnya. 

Sebelum menutup bincang-bincang dengan awak media, Kades Aho menitip pesan kepada warga masyarakat Desa Sukamerta yang membutuhkan pelayanan admniatrasi kependudukan dan lainnya, silahkan langsung datang saja ke kantor desa. 


"Tak lupa, dalam kesempatan ini juga saya mengajak, mari kita jaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Apabila terjadi sesuatu permasalahan di lingkungan, sebaiknya selesaikan di tingkat RT. Bila permasalahan tersebut tidak selesai, baru di bawa ke tingkat RW atau Dusun. Kemudian apabila permasalahan itu, tidak selesai juga, silahkan menghubungi saya (Kades Sukamerta-red)," pungkasnya. 

(Hamid/Ahas).


Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2010 Media Jerat | All Right Reserved