Kamis, 17 November 2022

Melalui Pendekatan Dialog Bersama Sekda Kab.Karawang, Pedagang Kaki Lima Bersedia Direlokasi dari Pasar Rengasdengklok Lama

Melalui Pendekatan Dialog Bersama Sekda Kab.Karawang, Pedagang Kaki Lima Bersedia Direlokasi dari Pasar Rengasdengklok Lama


KARAWANG, MEDIA JERAT - Upaya penertiban dan pembersihan lokasi dari para pedagang kaki lima di Pasar Rengasdengklok lama oleh petugas gabungan Sat Pol PP, TNI dan Polri berlangsung kondusif. 

Walaupun pada awalnya, dari para pedagang tersebut masih terjadi silang pendapat di antara mereka, namun setelah Sekretaris Daerah (Sekda) Kab.Karawang Drs H Acep Jamhuri, M.Si turun ke lapangan, dan melakukan dialog dengan gaya humanis, akhirnya semua para pedagang kaki lima itu bersedia untuk direlokasi dari Pasar Rengasdengklok yang lama ke tempat yang baru.   

Para petugas gabungan pun berhasil mengosongkan dan memindahkan lapak dagangan milik para pedagang kaki lima, untuk dipindah ke Pasar Proklamasi, Rengasdengklok, Rabu (16/11/2022).

Sekda Kab. Karawang H.Acep Jamhuri kepada awak media mengungkapkan bahwa PT. Visi Indonesia Mandiri (VIM) sudah menyerahkan pengelolaan pasar ke pihak pemda. 

"Sekarang mah, para pedagang di lokasi pasar yang lama pindah dulu. Silahkan masuk dulu kesana (Pasar Proklamasi-red), kan sudah disediakan penampungan sementara untuk para pedagang kaki lima agar bisa berjualan. Di lokasi yang baru akan kita tata sambil berjalan. Mengenai katanya ada uang fee Rp 500.000 dan DP sebesar 30 %, itu kita usahakan tidak ada," jelasnya..


Menurutnya, lahan Pasar Rengasdengklok lama ini adalah tanah milik pemda dan akan dibangun taman yaitu Ruang Terbuka Hijau. Pemerintah Daerah Karawang, ingin melihat Rengasdengklok ini menjadi lebih baik dan lebih indah kedepan. Kalau tidak ada keputusan soal relokasi ini, mau sampai kapan selesainya," cetus H.Acep.

Ketika disinggung soal keberatan para pedagang, terkait mahalnya harga kios, Sekda H Acep menerangkan, bila melihat aspek harga, sebenarnya itu kan masih harga yang lama. 

"Kami dari pihak pemda nanti akan memfasilitasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak perbankan. Kita lihat bagaimana perkembangannya, sekaligus kita juga akan meramaikan pasar yang di sana (pasar Proklamasi, Red). Jadi ini sebagai satu titik central pasar dan pusat keramaian termasuk juga sebagai pusat para pedagang sayuran, buah-buahan dan sebagainya," bebernya.

Lebih lanjut, H.Acep Jamhuri mengatakan, untuk tahap pertama bergerak pada hari ini, kemudian dari keputusan para pedagang ada yang meminta toleransi satu sampai tiga hari kedepan. Sedangkan untuk yang lainnya mereka para pedagang ada yang sudah menyatakan siap menempati di lokasi yang baru. 

"Pihak pemda juga nanti akan membantu untuk memberikan kemudahan, termasuk nanti kita juga akan pantau, dikhawatirkan nanti ada yang BI Ceking atau apa, agar diketahui bagaimana skenario pasar itu harus maju dan masyarakat bisa mencicil, sehingga nantinya bisa menjadi hak milik sendiri dengan legalitasnya resmi," terangnya.

H. Acep juga mengatakan, perihal permintaan para pedagang yang meminta kompensasi, pihak pemda hanya akan memberikan kemudahan-kemudahan untuk para pedagang yang akan pindah kesana saja, 

"Termasuk untuk mendukung perkembangan pasar dan lebih memudahkan konsumen menuju pasar, nanti terminal juga akan kita pindahkan kesana," jelasnya. 

"Dan perihal kompensasi itu, sekarang kan sudah bukan lagi PT. Kaliwangi lagi. Sehingga ini sudah tidak ada lagi korelasinya dengan PT Kaliwangi," pungkasnya. 

(Jack/Ahas).

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2010 Media Jerat | All Right Reserved