Kamis, 08 Desember 2022

Proyek Pengecoran Jalan Poros Desa Mekarjaya - Purwamekar Diduga Dikerjakan Pemborong Asal Jadi, Benarkah?

Proyek Pengecoran Jalan Poros Desa Mekarjaya - Purwamekar Diduga Dikerjakan Pemborong Asal Jadi, Benarkah?

Pengecoran Jalan  Poros Desa Mekarjaya - Purwamekar di wilayah Kecamatan Rawamerta

KARAWANG, MEDIA JERAT - Kegiatan Pembangunan Inprastuktur pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR) Kabupaten Karawang yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD) Tahun 2022 , dalam pelaksanaan di lapangan terkesan dikerjakan asal jadi dan terindikasi ada kongkalingkong dengan Pengawas teknik.

Pasalnya, selain masih ditemukan di sejumlah titik lokasi kegiatan proyek tidak terpasang papan informasi, juga pada pelaksanaan gelar pekerjaan, Pengawas Teknis sering tidak berada di tempat. Bahkan Petugas Lab dari dinas terkait yang mengemban tugas untuk menguji kualitas material yang akan di gunakan sesuai ketentuan spek, sering juga tidak ditemukan di lokasi kegiatan.

Sementara itu, hasil pantauan awak media di salah satu lokasi pelaksanaan proyek Inprastuktur jalan poros desa Mekarjaya - Purwamekar, Kecamatan Rawamerta, Karawang, saat menggelar pekerjaan jalan, hingga material cor beton berjalan 2 (dua) unit molen, tidak ada satu pun Pengawas Teknis dan Petugas Lab dari Dinas PUPR Kabupaten Karawang yang mengawasi pekerjaan dan mengawasi kualitas material cor di lokasi proyek tersebut.

Kegiatan pengecoran tidak dihadiri pengawas dan petugas Lab dari PUPR Kab. Karawang. 
Diketahui dari papan informasi proyek, Pengecoran Jalan  Poros Desa Mekarjaya - Purwamekar di wilayah Kecamatan Rawamerta ini dilaksanakan oleh kontraktor CV. Tambal Indah Sejahtera (TIS) dengan Nilai Kontrak sebesar Rp 188.421.000,- dengan Volume Panjang 77 m x Lebar 3,5 m x 0,20 m dan satu kesatuan dengan Pekerjaan Turap Penahan Tanah (TPT) Panjang 77 m x tinggi 1,20 m.

Menurut pekerja proyek Jalan poros Desa Mekarjaya -- Purwamekar Rawamerta yang enggan disebut namanya kepada awak media mengatakan, memang benar Pengawas sampai saat ini belum datang, tetapi saya sudah telpon kepada pak Andi Kepala UPTD Telagasari.

Mobilisasi pengerjaan cor menggunakan armada milik pemda kab. Karawang. 
Katanya, beliau sedang otw menuju ke sini, namun hingga pekerjaan ini sudah digelar cor beton sekitar dua molen, Pengawas belum kunjung datang ke lokasi," ujarnya. Rabu ( 7/12/2022) .

Dikatakannya, kalau bapak (awak media-red) ingin konfirmasi masalah Lab dari Dinas PUPR dan masalah teknis tentang slum beton silahkan tanya saja sama Pengawas teknis, pungkasnya. 

Selanjutnya, Udi warga desa Purwamekar mengaku heran, saat melihat kegiatan pengecoran jalan sudah berjalan dua mobil molen, tetapi pengawas teknik dan petugas Lab dari dinas terkait tidak ada di lokasi. 

"Padahal mereka itu diberikan kewenangan untuk mengawasi dan menguji kualitas material yang akan digunakan untuk membangun infarstruktur jalan dan turap," ujarnya dengan nada jengkel.

"Tidak heran, bila beredar tudingan miring di kalangan warga, ada indikasi pengurangan kualitas cor beton dan pengurangan besi dowel yang tertanam di dalam cor beton oleh oknum pemborong, luput dari pengawasan petugas," pungkasnya.

( Hamid/Red ).

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2010 Media Jerat | All Right Reserved