Jumat, 17 Februari 2023

Dengan Memetik Hikmah Isra dan Miraj, SMAN 1 Rawamaerta Siap Tingkatkan Kompetensi Usaha dan Ketakwaan Anak Didik

Dengan Memetik Hikmah Isra dan Miraj, SMAN 1 Rawamaerta Siap Tingkatkan Kompetensi Usaha dan Ketakwaan Anak Didik

Peringatan Isra dan Mi'raj di Halaman SMAN 1 Rawamerta. 

KARAWANG, MEDIA JERAT - Dengan memetik hikmah dari kisah perjalanan Isra dan Miraj Nabi Muhammad SAW.yang disampaikan Ustad Asep Abdul Hamid,S.Pd.I, dalam acara peringatan Isra dan Mi'raj, SMAN 1 Rawamerta, Karawang, Jawa Barat, siap tingkatkan Kompetensi Usaha dan Kompetensi Religius para peserta didiknya. Kegiatan bertempat di halaman sekolah. Kamis (16/2/2023) pagi.

Stand kuliner siswa siswi

"Dengan menggelar peringatan Isra dan Miraj Nabi Muhammad SAW., peserta didik diharapkan dapat memetik pelajaran. Sehingga masa depan anak memiliki keseimbangan, antara Ilmu Pengetahun dan Teknologi (Iptek) dengan Keimanan dan Ketakwaan (Imtak)," ungkap Kepala SMAN 1 Rawamerta Epul Saepul, S.Pd.I M.Pd kepada awak media usai acara.

Stand kuliner siswa-siswi

Dikatakan Kepala Sekolah, Epul Saepul, bahwa di sekolah yang dipimpinnya, ada mata pelajaran yang menjadi Program Unggulan sekolah yakni Pra Karya dan Wira Usaha (PKWU).

"Dalam PKWU, anak didik diberikan pendidikan dan bimbingan berwirausaha. Pada hari ini, sebanyak 17 kelas membuka stand kuliner dengan aneka ragam olahan makanan," terangnya.

Stand kuliner siswa-siswi

Dalam Bazar Kuliner ini, tambah Epul, anak didik diberikan kesempatan untuk berkreasi dan berinovasi membuat produk makanan, anak-anak yang memasarkan dan anak-anak juga yang membeli sekaligus menilai produk mereka," ujarnya dengan nada penuh semangat.

Menurut Epul, dengan memberikan pelajaran teori dan praktek dapat meningkatkan komptensi kewirausahaan anak didik. Sedangkan untuk kegiatan keagamaan, seperti peringatan Isra dan Mi'raj bisa meningkatkan kompetensi religius anak didik.

"Kami berharap, begitu peserta didik lulus dari SMAN 1 Rawamerta, mereka dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.Tetapi, bagi anak yang memiliki keterbatasan ekonomi, bisa membuka lapangan pekerjaan secara mandiri," pungkasnya.

 

 

 

 

(Rilis/Ahas).

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2010 Media Jerat | All Right Reserved