Jumat, 10 Februari 2023

Fungsi Rumah Galeri Melenceng, Disorot Ketua Peradi Karawang

Fungsi Rumah Galeri Melenceng, Disorot Ketua Peradi Karawang

Rumah Dinas Bupati yang diubah fungsi jadi Rumah Galeri pada tahun 2021.

KARAWANG-Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kabupaten Karawang, Asep Agustian,SH. MH mengecam penggunaan Rumah Galeri Karawang yang dinilainya mulai melenceng dari fungsi awal dibangun.

Kecaman Askun, sapaan akrabnya, terlontar dari mulutnya lantaran Rumah Galeri Karawang itu tiba-tiba beralih fungsi, digunakan untuk acara lepas sambut dari Kajari Karawang yang lama kepada Kajari Karawang yang baru, pada Rabu (8/2/2023) malam lalu.

 “Kok tempatnya di Rumah Galeri? Kenapa harus gunakan Galeri Karawang untuk pisah sambut? Saya pikir orang Kejari Karawang dan pejabat Karawang itu pasti mereka tahu apa fungsi Rumah Galeri itu, ” kata Askun.


Rumah Galeri di Jl Siliwangi. 

Askun menjelaskan, fungsi awal pembangunan Rumah Galeri Karawang itu adalah untuk memamerkan benda-benda bernilai seni dan budaya agar menjadi ruang pembelajaran sejarah dan budaya. Tegasnya sebuah museum purbakala peninggalan leluhur dan sejarah Karawang dan Jawa Barat secara umum bagi genersi muda, supaya mereka lebih mengenali identitas mereka.

“Jadi kenapa harus pisah sambut di Rumah Galeri? Memang Rumah Aula Husni Pemda Karawang sudah runtuh? Kan masih ada, gedung itu malah lebih layak kok? Atau pemda tidak lagi bisa bantu carikan lokasi lain seperi hotel,” ucapnya.

Penggunaan Rumah Galeri yang melenceng kata Askun, tidak bisa dilepaskan dari peran Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. Karena tanpa izin Cellica tentu tidak akan digelar acara tersebut di sana.

“Kok Cellica tampak merusak tatanan yang sudah ada, seharusnya Cellica berikan contoh yang baik, makin ke sini Cellica makin ngawur kebijakannya,” tegasnya.

Berawal dari RDB, Berubah Jadi Rumah Galeri
Diketahui setelah dibiarkan kosong selama beberapa lama dan tidak difungsikan sebagai mestinya, akhirnya di tahun 2019 Rumah Dinas Bupati (RDB) Karawang yang memiliki nilai historis tersebut direnovasi menjadi sebuah rumah galeri seni dan budaya.

Akan tetapi kemudian, meski RDB ini sudah beralih fungsi menjadi rumah galeri, tetap saja belum difungsikan dengan baik oleh pemerintah daerah.

Dikutip dari TV Berita, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Karawang, Yudi Yudiawan, mengatakan rumah galeri yang dibangun menggunakan anggaran APBD Kabupaten Karawang sebesar kurang lebih Rp 2,5 miliar ini di tahun 2021, akan dijadikan sebuah museum purbakala peninggalan leluhur dan sejarah Karawang.

“Galeri ini nanti akan dipakai untuk museum, karena Karawang sendiri memiliki banyak situs purbakala,” kata Yudi mengungkapkan.

Lebih lanjut Yudi mengungkapkan termasuk situs sejarah purbakala Karawang yang ada di Kabupaten Cirebon, beberapa akan ditaruh di museum RDB nantinya.

“Dari kita juga ada, kayak patilasan, huruf-huruf jawa, dan yang dari Cirebon, termasuk juga artefak-artefak yang ada di museum Candi Jiwa Batujaya, akan kita pindahkan yang asli ke museum dan replikanya di sana,” ulasnya saat ditemui di Gedung Plaza Pemda Karawang, Kamis (9/7/2020).



(Ahas)


Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2010 Media Jerat | All Right Reserved