Senin, 13 Februari 2023

Kasus Nasi Basi untuk Pantarlih, KPUD Karawang Tegur Keras Vendor Katering

  Kasus Nasi Basi untuk Pantarlih, KPUD Karawang Tegur Keras Vendor Katering

Sekretaris KPU Karawang Oliana Theresia

KARAWANG, MEDIA JERAT – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang menyatakan bersikap tegas terhadap vendor katering pada kegiatan pelantikan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih). Demikian terang Sekretaris KPU Karawang Oliana Theresia, kepada sejumlah awak media, di kantornya. Senin (13/2/2023).

Pasalnya, kondisi makanan di beberapa tempat pelantikan pantarlih sempat dikeluhkan karena kondisinya dinilai kurang laik untuk di konsumsi.

Oliana Theresia, menjelaskan, vendor katering kegiatan pelantikan Pantarlih diketahui melalui sistem e-katalog. Jadi pihaknya menganggap sudah terverifikasi LPSE. Sehingga ketika kemarin ada keluhan cacat mutu di beberapa item, langsung ditindaklanjuti.

“Kita sudah memberikan surat teguran ke vendor catering tersebut. Langkah tersebut sebagai tindak lanjut, sikap tegas KPU Karawang terhadap vendor atas keluhan cacat mutu,” tandasnya.

Ditambahkan, KPU Kabupaten Karawang bukan hanya bersurat. Sikap tegas selanjutnya, vendor tersebut akan dikenakan denda atas kelalaian penyediaan catering yang cacat mutu. Dan pihak vendor bersedia untuk menerima sanksi atas kelalaian tersebut.

“Selain dilayangkan surat teguran, kita juga KPU Kabupaten Karawang memberikan sanksi atas kelalaian tersebut berupa denda. Mudah-mudahan jadi bahan evaluasi kedepan. Sehingga tahapan Pemilu 2024, khususnya di Karawang berjalan dengan sukses tanpa ekses,” pungkasnya.

Viral, Beredar Video Kekecewaan

Diketahui sebelumnya ramai beredar sebuah video, kekecewaan para petugas Pantarlih terkait penyajian nasi box yang diberikan pihak KPUD Karawang untuk konsumsi para petugas Pantarlih. Minggu (12/2/2023).

Video yang berdirasi 1.35 menit tersebut, terjadi di wilayah Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Karawang. Petugas Pantarlih mengatakan bahwa pemberian nasi box yang diberikan oleh pihak KPUD Karawang, tidak layak untuk di konsumsi manusia.

"Timun saja sudah lembek, kue sudah keras. Selain itu juga daging ayam sudah ada bintik-bintik biru, bahkan nasinya juga keras, nasi seperti sudah lama ditaruh di dalam kulkas," tutur salah seorang petugas Pantarlih, mengungkap rasa kekecewaan dalam video tersebut.

Nasi Box Basi Pada Giat Pantarlih di Desa Pancawati, Klari, Karawang.

Informasi yang berhasil dihimpun awak media, ternyata kondisi nasi bungkus yang tidak layak di konsumsi itu, dibenarkan juga oleh salah seorang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kutawaluya.

"Kondisi nasi bungkus yang tidak layak konsumsi di dalam video itu, di alami juga oleh kami. Bahkan di wilayah kami juga banyak yang mengalami hal itu, seperti di wilayah Desa Kutagandok dan Kutajaya," tutur Parhan, salahseorang anggota PPK Kec.Kutawaluya, saat dihubungi via selulernya.

Pernyataan Parhan juga dibenarkan Deni Lesmana Kepala Desa Kutajaya, Kecamatan Kutawaluya, Karawang, bahwa di desanya juga pernah menerima nasi box yang dikirim KPU Karawang untuk petugas Pantarlih. "Benar benar tidak layak konsumsi," tandasnya dengan nada kecewa.

"Sayang sekali, saat kejadian itu di desa kami, tidak di videokan. Namun nasi basi tersebut di buang para petugas Pantarlih karena tidak layak dikonsumsi oleh manusia," pungkas Deni Lesmana. (Red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2010 Media Jerat | All Right Reserved