Minggu, 26 Februari 2023

Pembelajaran Intrakulikuler P5, Bertema Kearifan Lokal di SDN Gombongsari Rawamerta

Pembelajaran Intrakulikuler P5, Bertema Kearifan Lokal di SDN Gombongsari Rawamerta


KARAWANG - Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Makanan Surabi Ijo

Sedangkan guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.

Seperti pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dengan tema "Kearipan Lokal", berjudul " Jajan yuk! " mendapat respon positif dari para peserta didik di SDN Gombongsari, Rawamerta, Karawang. Senin (27/2/2023).

Makanan Rengginang

Untuk anak didik kelas 1 dengan guru pembimbing Wiwi Widiawati, S.Pd., membuat makanan tradisional Sorabi, Rengginang, Cucur dan Onde-onde.
Sedangkan anak kelas 4 dengan guru pembimbing Yulia Hasan, S.Pd., membuat  makanan tradisional khas Jawa Barat : Nasi timbel, Jawa Tengah : Tempe mendoan, Jawa Timur : Sate madura dan Sumatra Barat : Lontong sayur.

Makanan Onde-onde

Selanjutnya, untuk kelas 6 dengan guru pembimbing Suhartini, S.Pd., menampilkan tarian dari Riau : Zapin, Jawa Barat : Manuk Dadali, dan Tari tekewer-kewer. 

Kepala Sekolah SDN Gombongsari Ervan Hendar Firmansyah, S.Pd., menuturkan, adanya perkembangan zaman membuat kebudayaan lokal semakin mulai ditinggalkan para generasi muda.

"Melalui kegiatan P5, peserta didik dilatih untuk lebih kreatif, berpikir kritis dan mencintai budayanya. Peserta didik sebagai generasi muda dituntut menjaga dan mengembangkan budayanya, termasuk makanan khas daerah, " ujarnya.

Ervan menambahkan, P5 sebagai perwujudan belajar sepanjang hayat. Para pelajar dilatih memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila. Di antaranya berketuhanan, bersatu dengan keragaman, demokrasi, mampu bekerja sama, bergotong royong, berjiwa kreatif inovatif yang mampu memberikan solusi dari setiap kesulitan dan permasalahan hidup sehingga menjadi pelajar arif dan bijaksana.



(Yul/Ahas)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2010 Media Jerat | All Right Reserved