Jumat, 03 Februari 2023

Tangis Pilu Warga Kampung Citaman Rumahnya Digusur untuk Proyek Tol Japek 2, Ketua Peradi Karawang Asep Agustian,SH.,MH., Akan Terus Bersikap Kritis Kepada Pemerintah Daerah

Tangis Pilu Warga Kampung Citaman Rumahnya Digusur untuk Proyek Tol Japek 2, Ketua Peradi Karawang Asep Agustian,SH.,MH., Akan Terus Bersikap Kritis Kepada Pemerintah Daerah

Asep Agustian,SH.,MH.

KARAWANG, MEDIA JERAT - Ketika warga pemilik 24 rumah di Dusun Citaman Desa Tamansari mulai berteriak dan menangis histeris saat menyaksikan rumah mereka digusur untuk kepentingan proyek Japek 2, padahal warga pemilik rumah tersebut belum menerima pembayaran, Ketua Peradi Karawang Asep Agustian,SH MH menyatakan akan terus mengambil sikap kritis terhadap pemerintah daerah.

Asep Agustian yang biasa disapa Askun (Asep Kuncir) ini mempertanyakan hati nurani Bupati dan Wakil Bupati serta anggota  legislatif yang saat ini sedang duduk di gedung DPRD.

Askun mengaku sangat sedih sekaligus geram. Pasalnya, baik dari pemerintah desa, kecamatan, hingga kabupaten terkesan tutup mata dan tidak peduli atas nasib warganya.

"Kenapa warga, seperti dibiarkan berjuang sendiri untuk menyelamatkan hak-haknya," ungkap Askun dengan nada heran, saat dikonfirmasi awak media di kantor-nya. Jum'at (3/2/2023).

Dalam hal ini, menurut Askun, bukan hanya kepala pemerintahan saja, tetapi para anggota dewan yang mewakili rakyat duduk di parlemen pun tidak boleh tutup mata dan tutup hati nuraninya.

"Menurut saya, warga pemilik lahan dan rumah yang belum menerima pembayaran, namun sudah ikut tergusur untuk kepentingan Tol Japek 2, membuat kita prihatin. Peristiwa ini, sudah menyangkut hati nurani dan menyangkut dengan kemanusiaan," cetusnya.

"Silahkan bayangkan, warga yang rumahnya tergusur mau tinggal di mana? Apalagi, saat ini sedang musim penghujan, keluarga mereka pasti sangat menderita dan rentan sakit, karena belum mampu mendapatkan tempat tinggal yang layak," tandasnya.

“Dalam kesempatan ini, saya memohon dan mengetuk hati nurani kepala daerah dan anggota legislatif untuk segera turun tangan. Temui warga yang belum menerima hak-haknya, namun sudah ikut tergusur,” tegasnya.

“Tanya mereka, bangun komunikasilah dengan mereka. Apa yang bisa anda bantu? Solusi terbaiknya harus bagaimana? Contohlah Pemerintan Kota Solo, bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan warganya,” tutup Askun. 

 

 

 

(Hamid /Ahas).

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2010 Media Jerat | All Right Reserved