Rabu, 19 April 2023

Dinsos Kota Cimahi Tertibkan Gepeng

Dinsos Kota Cimahi Tertibkan Gepeng

Foto: Dinsos Kota Cimahi menjaring beberapa gelandangan dan pengemis dari berbagai daerah

CIMAHI, MEDIA JERAT -  Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cimahi bersama  kepolisian, Komandan Garnisun Tetap 0609/Cimahi,  Satpol PP dan Dinkes, menjelang lebaran 1444 H/2023 M ini, melaksanakan penertiban gelandangan dan pengemis (Gepeng).

Penertiban dilakukan di seputaran jembatan Cimindi, Pasar Cibaligo, Bundaran Leuwi Gajah, Taman Kartini, Stasiun Cimahi, Pasar Antri, Alun-Alun Cimahi, Borma Cisangkan dan  Mc.D Sangkuriang.

“Semenjak awal Ramadan sampai dengan hari ini, ada peningkatan jumlah gelandangan dan Pengemis di jalan-jalan utama Kota Cimahi, diantara mereka ada yang mempunyai modus membawa karung, seolah-olah mereka berprofesi sebagai pemulung, atau membawa anak-anak agar banyak pengguna jalan menaruh rasa kasihan, iba dan simpati, atau ada juga yang meminta-minta langsung ke pengguna jalan, dengan cara mengenakan kostum boneka atau dengan cara mengamen,” ungkap Kepala Dinas Sosial Kota Cimahi, Achmad Saefullah. Rabu (19/4/2023).

Kondisi seperti ini apabila dibiarkan, kata Achmad Saefullah, selain menganggu ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan, juga dikhawatirkan jumlah gepeng di jalan-jalan Kota Cimahi,  akan terus bertambah dan sulit dikendalikan.

“Kami berupaya, agar permasalahan sosial gelandangan dan pengemis di Kota Cimahi dapat terselesaikan dengan tuntas.  Diawali dengan upaya penjangkauan dan penertiban di lapangan, melakukan pendataan dan asesmen terhadap gepeng yang terjaring. Melakukan penelusuran dan reunifikasi keluarga bagi yang terlantar, memberikan penyuluhan sosial dan bimbingan fisik, mental dan spiritual bagi anak-anak jalanan serta melakukan kerja sama dengan pihak ketiga dalam hal ini dunia usaha, agar turut serta dalam penanganan masalah sosial gelandangan pengemis dan anak terlantar,”jelasnya.

Penjangkauan dan penertiban gelandangan pengemis kali ini, dimaksudkan agar para penyandang masalah kesejahteraan sosial mempunyai pilihan hidup yang lebih baik selain dengan menggelandang dan mengemis.

Anak-anak mereka yang selama ini ada di jalanan, harus diberikan kesempatan untuk memperoleh hak-haknya seperti hak  hidup, tumbuh dan berkembang, hak Pendidikan yang layak, hak bermain sesuai usianya, hak mendapatkan perawatan dan jaminan Kesehatan dan lain-lain,

“Jadi anak-anak ini tidak boleh dieksploitasi untuk menghasilkan uang dengan cara diajak mengemis atau disuruh jadi pengemis karena itu melanggar hukum dan bisa dipidana,” tegas Achmad.

 

 

(BS)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2010 Media Jerat | All Right Reserved