Kamis, 20 April 2023

Ratusan Warga Desa Telagasari Marah, Arisan Paket Lebaran yang Dijanjikan Ternyata “Bodong”

Ratusan Warga Desa Telagasari Marah, Arisan Paket Lebaran yang Dijanjikan Ternyata “Bodong”


Rumah AS, tampak sepi, saat digeruduk warga

KARAWANG, MEDIA JERAT –  Ratusan warga Desa Telagasari, Kecamatan Telagasari, Karawang, mengaku marah dan merasa tertipu atas perbuatan AS, oknum Anggota BPD Desa Telagasari, yang nyambi jadi Bandar Arisan Paket Lebaran.

Warga menyebutkan, hampir setiap hari menyetor kepada pengepul uang Arisan Paket Lebaran dari mulai setoran Rp 3.000 hingga Rp 5.000 per hari.

Ibu Aisyah pengumpul uang arisan paket lebaran

“Uang Arisan tersebut, diambil oleh pengepul setiap hari, selama setahun. Tak heran, bila total jumlah setoran per orangnya ada yang sudah masuk Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta,” ucapnya.

“Terus terang kami kaget dan marah, ketika waktu Lebaran tiba, Paket Lebaran yang dijanjikan ternyata “Bodong”. Bahkan AS sebagai bandar, tidak bertanggung jawab dan terkesan menghindar,” keluhnya dengan mimik muka sedih.

Bapak Emong saat dikonfirmasi wartawan di beranda rumahnya

Sementara itu, Aisyah, warga RT 05/RW 02 Dusun Krajan Desa Telagasari kepada wartawan mengatakan, Ia yang mengumpulkan uang Arisan Paket Lebaran dari 10 orang peserta arisan.

“Dari sepuluh orang peserta yang Saya kumpulkan setiap hari, Rp 800.000 x 10 orang totalnya mencapai Rp 8 juta. Tetapi, pas waktunya dekat hari Lebaran, kemudian kami tanyakan, Asep Supriatna sebagai Anggota BPD Desa Telagasari sekaligus Bandar Paket Lebaran, malah angkat tangan,” ujar Asyah saat dikonfirmasi, di kediamannya. Kamis ( 19/4/2023).

Di tempat terpisah, Emong, warga Jalan Pramuka RT 03 /RW 03 Desa Telagasari membenarkan, jika belakangan ini banyak yang datang ke rumah Asep Supriatna untuk menagih Arisan Paket Lebaran.

Menurut Emong, pada awalnya sich dua tahun lalu itu benar dan lancar. Pas mau tiga hari lagi, Paket Lebaran datang, yaitu berupa daging sapi, beras, minyak goreng, gula dan sirop. Tetapi sekarang, pas warga membutuhkan, eh, malah tidak ada.

“Saya juga ikutan arisan, setahun totalnya Rp 1 juta, Saya setor langsung ke Asep Supriatna, sekarang di Rumahnya kosong. Kayaknya sih kabur, untuk menghindar karena banyak yang nagih Paket Lebaran dengan total mencapai ratusan juta rupiah,” jelas Emong saat dikonfirmasi di Rumahnya. Kamis (19/4/2023).

 

 

 

(Hamid).

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2010 Media Jerat | All Right Reserved