Sabtu, 20 Mei 2023

Bantuan Alat Produksi Beras Gudang LPM Diduga Berkualitas Jelek, Gapoktan: Beras Jelek dan Hancur

Bantuan Alat Produksi Beras Gudang LPM Diduga Berkualitas Jelek, Gapoktan: Beras Jelek dan Hancur

Gudang LPM Gapoktan Desa Jayanegara, Kec.Tempuran, Karawang.

KARAWANG, MEDIA JERAT – Para petani yang tergabung dalam wadah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan tersebar di 7 titik lokasi, yakni Kecamatan Kutawaluya, Rawamerta, Majalaya, Telagasari, Lemahabang, Tempuran, dan Cilamaya Wetan, tampaknya bisa sedikit bernapas lega.

Pasalnya, kegiatan pembangunan Gudang Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2022, senilai Rp 1 Milyar per Gapoktan, telah selesai dan diresmikan langsung secara simbolis oleh Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana, berpusat di halaman Gudang LPM Gapoktan Sumber Mekar Desa Kutajaya, Kecamatan Kutawaluya, Karawang. (15/12/2022) lalu.

Masih dikesempatan yang sama, kepada awak media, Kabid Ketahanan Pangan Dinas PKP Kab. Karawang, Hj Yayat Rohayati mengatakan, ketujuh Gudang LPM yang tuntas proses pembangunan secara swakelola ini, terdiri di Kecamatan Kutawaluya, Tempuran, Lemahabang, Cilamaya Wetan, Majalaya, Rawamerta dan Telagasari.

“Dianggarkan dari DAK Pusat sebesar Rp.1 Milyar dan dana tambahan dari APBD Pemkab Karawang sebesar Rp100 juta per titik Gudang LPM. Alhamdulillah, Gudang LPM yang berkapasitas 100-200 ton ini, tuntas dan telah diresmikan di atas lahan yang sudah dihibahkan Gapoktan,” terang Hj Yayat saat itu.

Hj Yayat berharap, kedepan pihaknya akan terus berupaya, agar perluasan Gudang LPM ini, bisa terealisasi di tahun 2023 mendatang, karena nantinya Gudang LPM akan mampu menopang stabilitas pasokan pangan, harga pangan, maupun alur distribusinya yang lebih aman dan tertib, tutupnya.

Diketahui, bantuan DAK sebesar Rp.1 Milyar kepada Gapoktan itu diperuntukkan membangun Gudang LPM sebesar Rp  600 jutaan di atas lahan hibah Gapoktan seluas 500 meteran. Kemudian Gudang LPM berkapasitas 200 ton gabah ini dilengkapi fasilitas Rice Milling Unit (RMU), Drayer atau pengering gabah yang pengadaannya dibeli oleh Gapoktan melalui sistem e-Katalog, senilai Rp. 400 jutaan. Sedangkan untuk pengadaan atau belanja gabah dari para petani, Gapoktan mendapatkan bantuan modal dari APBD Kabupaten Karawang senilai Rp.100 juta.

 

H.Ajam, Ketua Gapoktan Desa Jayanegara, Kec.Tempuran, Karawang.

Gapoktan Pusing, Alat Produksi Beras Gudang LPM Berkualitas Jelek?

Para pengurus Gapoktan yang mengelola Gudang LPM di 7 wilayah kecamatan di Kabupaten Karawang, belakangan ini mengeluh, pasalnya alat produksi beras yang dibeli melalui sistem e-Katalog berkualitas jelek. Mereka mengaku, kalau dipaksakan untuk terus berproduksi, kualitas beras jelek dan hancur.

Seperti diungkapkan H. Ajam, Ketua Gapoktan Desa Jayanegara, Kecamatan Tempuran, Karawang, kepada awak media bahwa mesin produksi bantuan untuk Gudang LPM dari Dinas PKP Kab.Karawang merek ‘Japatex’ itu, saat digunakan untuk berproduksi, kualitas berasnya jelek.

“Untuk bisa digunakan dengan kualitas produksi beras yang baik, Gapoktan harus merehab lagi beberapa komponen mesin dengan menghabiskan anggaran puluhan juta rupiah. Yah, kalau tidak diperbaiki dan dimodalin lagi, komponen mesin produksinya, kualitas beras jelek dan hancur,” tutur H. Ajam, saat dikonfirmasi awak media di lokasi Gudang LPM Gapoktan Desa Jayanegara, Kec.Tempuran, Karawang. Sabtu (20/5/2023). 

 

 

 

(Hamid/Ahas).

 

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2010 Media Jerat | All Right Reserved