Sabtu, 20 Mei 2023

Pekerjaan Turap Jalan Pasir Konci Desa Pasirmukti Diduga Proyek “TB"

Pekerjaan Turap Jalan Pasir Konci Desa Pasirmukti Diduga Proyek “TB"

Turap Jalan Pasirkonci di Desa Pasirmukti Kec.Telagasari,

KARAWANG, MEDIA JERAT -  Pembangunan Inprastuktur Turap Jalan Pasirkonci di Desa Pasirmukti Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, diduga dikerjakan asal jadi dan tidak jelas volume pekerjaan yang sedang dilaksanakan.

Pantauan awak media, dari papan informasi yang terpasang di lokasi kegiatan, diketahui sebagai proyek Dinas PUPR Kabupaten Karawang yang dibiayai oleh dana APBD Kabupaten Karawang Tahun 2023 sebesar Rp 139.796.669.- dengan rekanan pelaksana CV. Mutiara Bersinar serta kontrak pelaksanaan selama 60 hari kerja.

Ironisnya, pada papan informasi yang menunjukkan sebagai kegiatan proyek di bawah kewenangan Dinas PUPR Kabupaten Karawang tersebut, tidak tercantum nomor Kontrak dan tidak tertulis volume pekerjaannya.

Tinggi Turap 70 cm

Proyek Turap Jalan tersebut, diduga dikerjakan asal jadi, karena tidak jelas berapa ketinggian pasangan batu belah, berapa kedalaman galian untuk Pondasi Turap dan berapa Lebar pasangan batu belah, dan hanya diketahui tinggi pasangan batu belah yang sudah dikerjakan oleh kontraktor sekitar 70 cm.

Sampai berita ini diturunkan, pengawas teknik dari Dinas PUPR Kab.Karawang tidak pernah ketemu di lokasi proyek atau tidak pernah ada di tempat, sehingga bisa saja warga masyarakat setempat menuding bila oknum pengawas diduga ada main mata dengan oknum Kontraktor proyek.

Obet, Ketua Koordinator Forum

A.T. Suryadi, Ketua Forum Pemantau Pembangunan dan Penyelenggara Negara (FP2PN) Karawang, saat melakukan monitoring di lokasi proyek menyebutkan, diduga kuat proyek Turap Jalan Pasirkonci di Kecamatan Telagasari ini adalah proyek “TB " alias Tinggal Bayar.

“Pelaksanaan pekerjaan seperti Ini, biasanya dilakukan oleh oknum rekanan jasa konstruksi yang nakal. Modusnya, curi start pekerjaan di lapangan, padahal dokumen kontraknya belum diterbitkan oleh dinas terkait,” tegas aktivis yang biasa disapa Obet ini.

Dikatakan Obet, bila dibiarkan, diduga pekerjaan tersebut akan cacat kontruksi akibat tidak ada pengawasan secara maksimal dari bidang terkait di Dinas PUPR Karawang. 

"Kami dari Forum Aktivis akan segera berkoordinasi dan meminta APH untuk ikut mengawasi dan mengawal program pembangunan di bidang jalan dan jembatan ini, supaya menghasilkan pembangunan yang berkwalitas sebelum dibayar serta dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, " tandasnya.

 

 

 

(Hamid/Ahas).

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2010 Media Jerat | All Right Reserved