Sabtu, 15 Juli 2023

Mesin Pengering Gabah Bantuan Kementan Hasil Pengadaan e-Katalog Karawang Diduga Berkualitas Rendah, Ketua Gapoktan: Target Produksi Beras Terhambat

Mesin Pengering Gabah Bantuan Kementan Hasil Pengadaan e-Katalog Karawang Diduga Berkualitas Rendah, Ketua Gapoktan: Target Produksi Beras Terhambat

Mesin pengering gabah bantuan Kementan melalui Pengadaan e-katalog, baru 2 bulan jebol

Karawang, Mediajerat.com
– Sedikitnya 7 Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Karawang mendapat bantuan Program Ketahanan Pangan yaitu Lumbung Pangan Masyarakat ( LPM) dari Kementrian Pertanian (Kementan).

Gapoktan penerima bantuan tersebut tersebar di tujuh kecamatan yaitu Kecamatan Rawamerta, Majalaya, Telagasari, Lemahabang, Kutawaluya dan Tempuran.

Diketahui, masing masing Gapoktan menerima bantuan LPM dari Anggaran Dana Alokasi Khusus  (DAK) sebesar Rp 1 Milyar plus dari APBD Kabupaten Karawang sebesar Rp 100 juta, sehingga total bantuan mencapai Rp 1,1 Milyar.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun Mediajerat.com dari berbagai sumber, disebutkan bahwa Bantuan Program LPM dari DAK sebesar Rp 1 Milyar itu, digunakan untuk pembangunan Gudang Gabah, Bangunan Penggilingan padi sebesar Rp 611.544.000,- dan untuk pengadaan mesin dan alat alat Penggilingan padi sebesar Rp 485 juta. Selanjutnya, pengadaan Gabah untuk isi Gudang LPM sebesar Rp 100 juta, sehingga total keseluruhan menjadi Rp 1,1 Milyar.

 

Ketua Gapoktan Mekarsari, H. Udira menunjukkan mesin colt diesel yang terpasang 

Ketua Gapoktan: Baru 2 Bulan Dipakai, Mesin Pengering Jebol

Upaya pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan dengan menggelontorkan program bantuan anggaran milyaran rupiah kepada Gapoktan melalui Kementan, tampaknya tidak berjalan mulus.

Seperti munculnya kasus pengadaan mesin pengering gabah yang diduga berkualitas rendah, sangat dirasakan langsung oleh para Ketua Gapoktan, target produksi beras pun tersendat.     

Hasil investigasi Mediajerat.com ke lapangan, berhasil menemui salah satu Ketua Gapoktan di Desa Sekarwangi Kecamatan Rawamerta, Karawang. Kamis (13/7/2023).

Ketua Gapoktan Mekarsari H. Udira mengatakan, mesin untuk penggerak Blower pada bagian open gabah petani, baru saja dipakai dua bulan sudah Jebol.

“Mesin pengering gabah hasil pengadaan e-katalog ini, pagu anggaraannya Rp.35 jutaan. Tetapi karena mesin custome ini, diduga kurang bagus kualitasnya, sehingga baru dua bulan dipakai sudah jebol dan tidak terpakai lagi, sementara dari pihak perusahaan di e-katalog itu tidak ada jaminan garansi,” ujarnya.

“Karena dari pihak penyedia barang tidak memberikan jaminan garansi apabila terjadi kerusakan, ya, kami terpaksa mengganti mesin penggerak blower pengering gabah ini dengan mesin Colt Diesel 120 PS, seharga Rp 20 juta per unitnya,” bebernya.

Dikatakan H.Udira, walaupun mesin colt diesel ini bekas, tapi mesinnya kuat dan bertenaga kuat. Selama ini, menurutnya, tidak menemukan kendala, terang H. Udira sambil menunjukkan mesin Colt Diesel yang terpasang di alat pengering gabah. Kamis ( 13/7/2023).

Sementara itu, di tempat terpisah, sumber Mediajerat.com yang tidak mau ditulis namanya menyebutkan, Pengadaan Mesin Pengering Gabah yang mengajukan ke Barjas Pemkab.Karawang melalui e-katalog berinisial HL dari Kecamatan Cibuaya.

“Itu dia (HL) yang mengajukan ke Barjas Pemkab Karawang melalui e-katalog. Menurut kami dengan pagu anggaran Rp 35 juta, terlalu mahal dan tidak terjamin kekuatannya. Terbukti kan, Gapoktan baru pakai dua bulan, mesin custome itu sudah jebol,” sebutnya.

 

 


(Tim) 

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2010 Media Jerat | All Right Reserved