Sabtu, 05 Agustus 2023

Indikasi Tidak Ada Pemiliharaan, Inprastruktur Jalan Telagasari-Pagadungan di Kecamatan Telagasari Penuh Lubang dan Rawan Korban Kecelakaan

Indikasi Tidak Ada Pemiliharaan, Inprastruktur Jalan Telagasari-Pagadungan di Kecamatan Telagasari Penuh Lubang dan Rawan Korban Kecelakaan

Jalan Telagasari-Pagadungan di Kec.Telagasari

Mediajerat.com, Karawang
l Inprastruktur jalan penghubung antar kecamatan yang menghubungkan Kecamatan Telagasari - Pagadungan (Tempuran) kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Selain kondisi badan jalan yang rusak dan bergelombang, juga dipenuhi lubang menganga disana disini hingga lebar mencapai 30 cm.
 
Padahal jalan tersebut banyak dilalui kendaraan roda dua (R2) dan roda empat  (R4), terutama aktivitas perekonomian para pedagang, petani, nelayan yang membawa hasil tangkapan ikan dan pengerajin ikan asin ke Pasar Telagasari, Pasar Johar, hingga ke luar kota.
 
Pantauan awak media, jalan Telagasari-Pagadungan itu sudah banyak yang belah dan hancur, tak heran bila menjelang malam hari, banyak terjadi kendaraan R2 yang terperoksok pada jalan yang berlubang, sehingga mengakibatkan sering terjadi kecelakaan di sepanjang jalan tersebut.
 
Tati, warga Desa Kalibuaya, Telagasari

Menurut Warga Desa Kalibuaya Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang, Tati kepada wartawan membenarkan bila kondisi jalan yang rusak di dekat rumahnya, sering terjadi kecelakaan sepeda motor.
 
"Memang benar, jalan di depan rumah saya itu banyak sepeda motor yang tergelincir dan terperoksok akibat jalan yang menganga sangat lebar, hampir mencapai sekitar 30 cm. Ironis sekali pihak Dinas PUPR Kabupaten Karawang, jalan ruksak itu kok dibiarkan saja, dan tidak ada perbaikan," ucap Tati, saat kepada awak media di kediamannya. Sabtu (5/8).
 
Lanjut Tati, di pinggir jalan depan rumahnya ada patok STA 2.125. Menurut informasi dari pegawai Desa Kalibuaya yang diterima Tati, akan ada pelebaran jalan. Katanya, semua bangunan yang berdiri di pinggir irigasi atau rumah yang berdekatan dengan jalan harus dibongkar.
 
“Jadi rumah saya minta segera dibongkar karena terkena pelebaran jalan. Yah, darimana biaya untuk membongkar rumah, sedangkan untuk makan saja sangat susah sekali. Lagi paceklik begini,” ujar Tati dengan nada sedih. (Hmd).

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2010 Media Jerat | All Right Reserved