Kamis, 16 November 2023

DISTRIBUSI TABUNG GAS LPG 3KG DI KARAWANG "CARUT MARUT"

DISTRIBUSI TABUNG GAS LPG 3KG DI KARAWANG "CARUT MARUT"


"Pertamina Patra Niaga dan Tim Monitoring Gagal Laksanakan Fungsinya"

Karawang, Mediajerat.Com,-Distribusi Tabung Gas LPG 3Kg di Kabupaten Karawang dinilai carut marut, dan Pertamina Patra Niaga Cabang Karawang gagal melaksanakan fungsinya.  Demikian diungkapkan Dudung Ridwan Ketua Paguyuban Karawang Tandang (Pakarang) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD Karawang, Rabu 15 November 2023, bertempat diruang rapat I .

Pernyataan ini terungkap atas dasar situasi di lapangan dimana Pertamina tidak mampu melakukan Distribusi gas LPG 3kg, sebagaimana amanat Menteri ESDM terkait Penyaluran LPG Tepat sasaran.

"Kita lihat fakta di masyarakat, LPG 3Kg itu barang subsidi, tentunya mempunyai sasaran yang pasti, yaitu masyarakat miskin, UMKM, Nelayan dan Petani, tapi pada kenyataannya masih banyak yang tidak berhak menggunakan LPG 3Kg tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa Masyarakat dan Pemerintah dirugikan dan mekanisme sebagaimana yang diatur tidak terlaksana dengan baik dan tidak Tepat sasaran, " ungkap Dudung.

Selain itu, tambah Dudung, jumlah LPG 3Kg yang terdistribusi di Karawang dalam satu bulan mencapai 2,4 juta tabung, sementara menurut data BPS jumlah Penduduk miskin di Karawang tahun 2022 berjumlah 199 ribu KK, jumlah UMKM sekitar 15.000 , itu artinya ada ketidakseimbangan antara jumlah yang berhak dan total distribusi Tabung perbulan, sehingga dapat dipastikan  hal ini berakibat pada distribusi yang tidak tepat sasaran, persaingan bisnis yang tidak sehat, bahkan memicu terjadikan tindakan Kriminalisasi atas barang bersubsidi.

Selain menyikapi kinerja Pertamina, Dudung juga menyikapi Kinerja Tim Monitoring Distribusi LPG 3Kg, di bawah Komando Sekda Karawang dan beranggotakan Dinas/OPD terkait, yang tidak melaksanakan fungsinya  dengan maksimal.

"Tidak ada langkah langkah strategis terkait Penyaluran LPG 3Kg dari Tim Monitoring, sehingga permasalah dalam distribusi terus menerus terjadi, dan lebih ironis lagi, tugas Tim Monitoring tidak di support dengan anggaran, yang itu bisa kita artikan Pemerintah melalui Tim Monitoring sangat minim kepeduliannya atas Distribusi Barang Subsidi khususnya LPG 3 Kg.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Karawang, H.Asep Dasuki, mengatakan bahwa atas Inisiatif dari kawan-kawan Paguyuban Karawang Tandang, dan uraian Pembahasan baik dari Pihak Pertamina, Hiswana Migas, Disperindag, Dinas Sosial, Bag Ekonomi Sekda, yang hadir pada RDP tersebut, Pihak Komisi II DPRD Karawang telah merangkum dan Menyimpulkan hasil RDP Melalui Rekomendasi 5 Hal, sebagai berikut :

1. Memaksimalkan Kinerja Tim Monitoring , dengan ditopang oleh Anggaran melalui Pihak Pemerintah Daerah Kab Karawang;

2. Tidak ada lagi Penambahan Kuota dan Agen Gas LPG 3Kg, dengan Lebih memaksimalkan SPBE, Agen dan Pangkalan, dalam Upaya Distribusi Tepat Sasaran, dan meminta kepada Pihak Eksekutif untuk membuat rekomendasi kepada Kementrian ESDM dan Pertamina Pusat, terkait hal ini;

3. DPRD Kabupaten Karawang atas nama Masyarakat Karawang, meminta kepada Pihak Pertamina dan Hiswana Migas, untuk lebih profesional dalam mendistribusikan LPG 3Kg, yang didasarkan atas mekanisme yang benar dengan Harga yang dapat dijangkau Masyarakat sesuai HET terbaru Rp.18.500/Tabung;

4. Meminta kepada pihak Disperindag Kab.Karawang untuk melakukan Verifikasi Faktual kepada Agen--agen yang baru, terkait perizinan dan wilayah Distribusi;

5. DPRD Karawang Melalui Komisi II Akan melakukan Sidak bersama Unsur Terkait untuk meminimalisir terjadinya Penyaluran LPG 3Kg yang tidak Tepat Sasaran.


(Red)


Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2010 Media Jerat | All Right Reserved